5 Daerah Dengan Wanita Yang Miliki Hak Paling Istimewa

Sebelum emansipasi berkibar tegas seperti sekarang, memang benar jika seorang wanita digunakan untuk selalu berada di bawah laki-laki. Dalam hal apapun pada dasarnya wanita selalu berada di bagian bawah. Tugas perempuan hanya tentang tempat tidur dan dapur saja. Namun, waktu berlalu dan emansipasi bahkan lebih ditegakkan. Sekarang, tidak ada istilah pada wanita di bawah. Bahkan, ada presiden perempuan.

Seperti di sebagian besar negara-negara emansipasi baru bergema, di tempat-tempat tertentu, mereka harus berlatih kesetaraan gender sejak lama. Bahkan ke tingkat yang lebih ekstrim. Ya, di tempat-tempat di mana perempuan menang telak manusia dengan cara apapun.

Nah, di sini adalah daerah di mana wanita yang sangat kuat dan orang ada patuh. Tempat ini akan membuat wanita iri pria yang pernah dirugikan kelas berat. Mari simak ulasan dari 5 Wanita di daerah ini punya hak paling istimewa.

Wanita Minangkabau Lebih Jumawa Daripada Prianya

lensaterkini.web.id - Itu selalu dalam sistem matrilineal Minangkabau berlaku atau mengacu pada garis keturunan ibu. Jadi, ketika ada Minang menikah pasangan dan klan yang berbeda, klan yang digunakan oleh anak-anak mereka nantinya adalah klan ibu. Tidak hanya tentang nama keluarga diturunkan dari ibu, masalah ini juga warisan lebih dominan perempuan.

Sistem warisan memang ada yang dominan untuk anak perempuan. Namun, ini hanya untuk jenis pusaka harta Tinggi atau harta orang tua sebelumnya telah terungkap. Rumah, ladang, hutan, dan sebagainya. Pria benar-benar tidak ada hak atas properti ini. Pria hanya berhak Harta Pusaka Rendah juga dibagi menurut hukum.

Other World Kingdom di Mana Pria Adalah Budak

Satu negara kurcaci ini bisa dibilang daerah di mana wanita benar-benar memiliki kekuasaan mutlak atas laki-laki. Mereka hanya negara motto "Perempuan atas laki-laki" perempuan alias atas laki-laki. Negara ini dapat terhambat tapi sudah memiliki sistem pemerintahan. Menariknya, semua kursi di pemerintahan diisi oleh perempuan.

Pria benar-benar tidak pindah ke sini. Keberadaan mereka tidak lebih dari pelengkap. Bahkan dikatakan juga menjadi warga negara dari negara ini, seorang wanita harus memiliki setidaknya satu budak laki-laki. Benar-benar mendominasi gila-gilaan, membuat negara ini seperti surga bagi wanita. Menurut surat kabar tersebut, negara ini telah dibubarkan beberapa tahun yang lalu.

Mosuo, Pria Jadi Wanita dan Sebaliknya

lensaterkini.web.id - Biasanya, ketika seorang pria yang sudah menikah yang akan membuat hidup sementara istrinya mengurus rumah dan pangsa anak. Namun, hal semacam ini tidak akan ditemukan di Mosuo, daerah terpencil di Cina. Ada hukum lain yang berlaku, perempuan yang bekerja dan laki-laki mengurus urusan rumah tangga.

Tidak hanya mendominasi rumah tangga, dalam proses menemukan pasangan, wanita yang memilih laki-laki dan bukan sebaliknya. Bahkan konon, perempuan di sini mungkin memiliki beberapa mitra tidur kapan saja mereka inginkan. Dan manusia, mereka tidak harus protes jika pasangannya menginginkannya.

Khasi, Ketika Pria Malah Nuntut Persamaan

Percaya atau tidak, ketika wanita berteriak tentang emansipasi, orang-orang di Khasi, India, juga melakukan hal yang sama. Ya, mereka menuntut manusia untuk disejajarkan dengan wanita. Selama ini di Khasi, pria selalu derajat lebih rendah daripada wanita. Saat menikah, mereka harus hidup dengan mertua dan wanita mengurus pekerjaan rumah tangga.

Sebaliknya, wanita Khasi didominasi rumah tangga. Mereka mengendalikan properti dan dapat mengatur kehidupan suaminya di akan. Di perkebunan, selalu akan jatuh ke perempuan saja. Ah, nasib-sedih nasib orang-orang di sini.

Wanita Garo Mewarisi Harta dan Mengejar Pria

lensaterkini.web.id - Sama seperti wanita di daftar ini, wanita Garo memiliki dominasi yang lebih dalam rumah tangga. Salah satunya adalah sistem matrinieal dan kepemilikan properti. Warisan adalah sama, semuanya diberikan pada perempuan. Nah, satu lagi, di daerah yang berada di perbatasan India dan Bangladesh ini, para wanita dipersilakan untuk mengejar pria untuk menjadi suami.

Yang mengejar berarti harfiah. Dengan demikian, orang akan ditempatkan di barak, maka betina akan memilih mana yang cocok. Kemudian, para wanita diminta untuk mengejar suami masa depan mereka. Di beberapa tempat biasanya yang terjadi adalah sebaliknya. Pria memilih wanita mereka.

Pria telah mendominasi peran dan pengaruh dalam keluarga adalah hal yang umum. Namun, apa yang terjadi di lima wilayah di atas justru kebalikan dari itu. Perempuan mengalahkan laki-laki jadi sangat kuat. Terlepas dari kontroversi, kita harus menghormati sistem. Karena, apa yang bisa kita lakukan apa pun adalah adat yang mungkin bagi mereka harus terus dilestarikan.

Terimakasih Telah Berkunjung, Have FUN
Back To Top
ADA Voucher Belanja Gratis Klik Gambar dibawah ini
Agen Bola