4 Orang Penjagal Anak Paling Sadis Yang Hebohkan Indonesia

Tidak ada permata lebih berharga di dunia daripada anak-anak yang kita cintai. Namun, apa yang terjadi jika orang yang sangat Anda cintai ternyata hanya mengembalikan nama, setelah pembantaian dengan cara yang sangat kejam. Bahkan, tubuhnya mungkin tidak utuh lagi atau mungkin dikenali.

Cari kenyataan pahit seperti itu, yang orang tuanya tidak sedih. Nah, di sini adalah empat orang yang pernah disebut anak jagal sebagai mengerikan di Indonesia. Salah satu dari mereka bahkan tega membunuh anaknya sendiri. Mari simak ulasan dari 4 pembantaian anak tersadis yang pernah terjadi di indonesia.

Siswanto alias Robot Gedek

lensaterkini.web.id - Robot Gedek telah menjadi buah bibir di tahun 90-an. Namanya sering disebut sebagai jagal anak yang paling sadis pada saat itu. Karena tindakan kekejaman, pria yang memiliki nama Siswanto itu kemudian ditangkap pada pertengahan 1996 .. Polisi meringkusnya ketika ia mengemis di stasiun Tegal, Jawa Tengah. Selain memutilasi korbannya, Siswanto juga menanggung menyodomi mereka.

Ketika ditanya oleh polisi, ia mengaku menyukai sesama jenis, terutama anak-anak. Dan jumlah korban Siswanto saat mencapai 12 orang, kebanyakan adalah anak-anak jalanan. Sebagai hasil dari pelanggaran, Robot Gedek akhirnya dijatuhi hukuman mati oleh pengadilan. Tapi sayangnya sebelum diimplementasikan, Siswanto sudah meninggal karena serangan jantung yang dideritanya.

Baekuni alias Babe

Setelah Robot Gedek, babe menjadi anak jagal mengerikan yang berhasil menghebohkan Indonesia. Pria kelahiran tahun 1961 ditangkap karena pembunuhan, mutilasi, dan kekerasan seksual yang dilakukan terhadap anak-anak. Semua korban adalah anak-anak jalanan yang dipeliharanya sendiri.

Pria, yang nama aslinya awalnya mengaku hanya Baekuni membunuh tujuh anak. Namun, polisi kemudian menemukan bukti bahwa dia tampaknya telah membunuh 14 anak-anak dan dimutilasi empat dari mereka. Dan semua korban berada di bawah 12 tahun. Horor lagi, menurut para pejabat penyelidikan, babe ternyata juga menderita gangguan mikrofili atau suka berhubungan seks dengan mayat.

Sadriansyah alias Upik

lensaterkini.web.id - Sadriansyah atau disebut Upik bukan orang tua yang penuh kasih apalagi bertanggung jawab. Alih-alih menjaga dirinya, dia malah dapat membunuh dan bahkan diperkosa putrinya yang berusia 15 tahun. Setelah menginterogasi Upik, polisi juga menemukan ketika Upik juga telah menewaskan empat anak lainnya. Mereka semua tewas dalam masa.

Untuk polisi, telah mengaku Upik tenggelam salah satu bayi ke dalam drum. Ternyata bayi masih bernapas dan tidak mati, Upik tindakan putus asa lebih kejam, yaitu memberi makan bayinya dengan minyak goreng. Dan bukannya bertobat, ia malah didorong untuk hubungan seksual dengan putrinya sendiri. Mengulangi perbuatan bejat yang terus berlangsung sepanjang tahun.

Margriet Megawe

Siapa yang tidak kenal Margriet Megawe. Namanya menjadi buah bibir di tanah air, setelah ia dikaitkan dengan kematian Angeline. Untuk pelanggaran, hakim dari Pengadilan Negeri Denpasar, Bali, ibu angkat Angeline ini dijatuhi hukuman penjara seumur hidup. Hal ini karena Margriet dihukum karena pembunuhan Angeline direncanakan.

Bukan hanya membunuh putri angkatnya, Margriet juga dikenal untuk menyiksa Angeline. Laurent Soritin, saksi dalam pembunuhan sidang Angeline, mengaku kasihan Angeline. Tubuh anak itu tampak kurus dan terkesan tidak terawat. Dia bahkan melihat Margriet memukul Angeline dengan balok kayu dan bambu sepanjang satu meter hanya sekali di betis, punggung dan paha Angeline.

Karena jumlah kasus pembunuhan dan penganiayaan anak semakin tinggi hari ini, orang tua sangat disarankan untuk meningkatkan pengawasan mereka bayi. Dan tak ada salahnya untuk mengambil lebih sering setelah sekolah atau memperhatikan bagaimana hubungan mereka, sehingga kasus-kasus kejahatan tersebut dapat dicegah.

Terimakasih Telah Berkunjung, Have FUN
Back To Top
ADA Voucher Belanja Gratis Klik Gambar dibawah ini
Agen Bola