9 Merek Asli Indonesia Yang Terkenal Ini Dikira Punya Luar Negeri

Waktu mau membeli suatu barang, terkadang merek menjadi salah satu pertimbangan penting. Pasalnya kebanyakan orang sering beranggapan bahwa merek luar negeri yang terkenal biasanya lebih awet dan berkualitas. Itulah kenapa barang dengan merek yang berbau luar negeri ternyata juga masih digemari.

Indonesia sebenarnya juga punya beberapa merek barang yang nggak kalah kualitasnya dengan barang luar negeri. Namun, merek-merek terkenal ini malah sering dikira sebagai buatan luar negeri, lho. Padahal sebenarnya mereka ini asli merek Indonesia. Mari simak ulasan dari 9 merek milik indonesia yang terkenal ini banyak di duga orang punya orang luar.

LEA

Jeans dengan merek LEA memang sudah banyak dikenal di Indonesia. Tampilan logo yang berbau Amerika dan iklan yang juga selalu menggunakan model luar negeri membuat banyak orang mengira jeans ini adalah produk impor dari luar negeri.

Kenyataannya, LEA adalah produk jeans asli dari Indonesia. Model dan kualitasnya juga nggak kalah saing dengan produk jeans lain dari luar negeri. Bahkan di pusat perbelanjaan manapun, jeans merek LEA mampu sejajar dengan merek luar negeri.

Polygon

Merek sepeda Polygon banyak dikenal karena kualitasnya. Jadi jangan heran kalau pengguna biasa hingga penggemar sepeda memilih sepeda merek ini. Sepeda Polygon ini ternyata juga merek asli Indonesia dengan pabriknya yang berlokasi di Sidoarjo, Jawa Timur.

Sepeda-sepeda Polygon dibuat oleh PT Insera Sena dan diproduksi pertama kali pada tahun 1989. Polygon memang memilih untuk memasarkan sepedanya di luar negeri terlebih dulu, baru Indonesia. Alasannya, orang Indonesia memang cenderung lebih suka dengan produk luar negeri daripada buatan lokal.

CFC

Dengan nama CFC alias California Fried Chicken, wajar jika kebanyakan orang mengira produk waralaba ini berasal dari Amerika. Rasa ayam goreng yang gurih dan renyah tidak kalah dengan merek restoran cepat saji lainnya. Meskipun mengusung nama yang berbau Amerika, CFC sebenarnya adalah restoran cepat saji asli Indonesia yang dikelola oleh PT Pioneerindo Gourmet Tbk.

Restoran tersebut sama sekali tidak memiliki hubungan dengan perusahaan asing manapun. Dengan nama CFC, banyak orang langsung mengasumsikan bahwa perusahaan ini sama seperti perusahaan waralaba ayam goreng Amerika lain yang lebih dulu populer di Indonesia.

Essenza

Saat Indonesia sedang marak iklan yang ramai, banyak musik, dan banyak bicara, muncul iklan dengan nuansa yang sangat berbeda. Essenza muncul dengan iklan yang minimalis, elegan dan bernuansa monokromatik. Dengan nuansa yang elegan dan nama produk yang terkesan asing, banyak yang mengira Essenza adalah produk Italia.

Kenyataannya, Essenza adalah produk ubin keramik asli Indonesia yang berbasis di Tangerang. PT Intikeramik Alamasri Industri Tbk telah berhasil membuat ubin keramik yang diekspor hingga ke lebih dari 25 negara lain di dunia termasuk Italiayang menjadi negara penghasil ubin keramik terbaik di dunia.

Excelso

Kebanyakan orang Indonesia tentu sudah sering melihat merek Excelso. Merek ini sering terlihat dalam produk kopi kemasan dan juga cafe. Nuansa cafe yang keren dan mirip dengan model cafe luar negeri membuat banyak orang menganggap Excelso adalah merek luar negeri yang membuka cabang di Indonesia.

Namun sebenarnya Excelso juga merupakan merek asli Indonesia dan merupakan salah satu anak perusahaan dari Kapal Api Group. Cafenya sendiri dibuka pertama kali di Plaza Indonesia pada tahun 1991. Barulah kemudian membuka cabang di beberapa kota lainnya dan menjadi tempat nongkrong banyak anak muda.

Buccheri

Buccheri terkenal dengan produksi sepatu dan tas yang berkualitas dan modelnya yang menarik nggak kalah dengan merek impor lain. Penyuka fashion dan penggemar sepatu serta tas kulit banyak yang mengira bahwa Buccheri adalah merek dari Italia.

Produk-produk Buccheri memang berkualitas impor dengan desain yang cantik. Namun nyatanya, Buccheri adalah buatan asli Indonesia. Produknya diproduksi sejak tahun 1980 lewat PT. Vigano Cipta Perdana.

Hoka Hoka Bento

Meski mengusung tema restoran Jepang, Hoka Hoka Bento bukanlah restoran yang berasal dari Jepang. Hoka Hoka Bento menyajikan menu-menu makanan Jepang yang sehat dan higienis dengan suasananya yang nyaman.

Hoka Hoka Bento sendiri berdiri pertama kali pada 18 April 1985 di bawah naungan PT. Eka Bogainti. Jadi, meskipun mengusung konsep “Japanese Fast Food”, Hoka Hoka Bento sebenarnya juga asli Indonesia.

GT Radial

Ban GT Radial dengan kualitasnya yang bagus banyak dicari oleh produsen kendaraan. Ban ini sebenarnya juga produksi Indonesia di bawah PT Gajah Tunggal. Sejak tahun 1983, PT Gajah Tunggal sudah berhasil memasarkan ban untuk kendaraan besar di Timur Tengah dan Asia.

Barulah sejak tahun 1992 perusahaan tersebut memasarkan ban GT Radial untuk kendaraan sedan dan truk ringan hingga ke berbagai negara. Saat ini saja, ban produksi asli Indonesia ini sudah diekspor hingga ke lebih dari 80 negara.

J.CO Donuts and Coffee

Cafe J.CO Donuts and coffee pertama kali dibuka tahun 2005 di Supermall Karawaci. Kafe yang menyajikan donat dan kopi itu dengan segera menjadi populer di kalangan masyarakat. Suasana kafe yang nyaman dengan rasa makanan yang lezat membuat banyak orang mengira kafe ini berasal dari luar negeri dan baru buka cabang di Indonesia.

J.CO sebenarnya adalah perusahaan lokal Indonesia. Perusahaan ini dimiliki oleh Johnny Andrean dan berhasil sukses mengembangkan pasarnya hingga ke berbagai negara Asia lain seperti Malaysia, Singapura, Filipina, dan China. Jika dilihat sekelas, merek-merek tersebut memang terlihat seperti berasal dari luar negeri.

Apalagi kualitas produknya juga memang berkelas dan tidak kalah dari merek impor. Namun, siapa sangka jika merek-merek tersebut ternyata adalah merek yang dihasilkan di negara kita sendiri. Jadi, Indonesia sebenarnya juga sudah memiliki banyak produk lokal yang berkualitas.

Terimakasih Telah Berkunjung, Have FUN
Back To Top
ADA Voucher Belanja Gratis Klik Gambar dibawah ini
Agen Bola