7 Phobia Yang Dapat Membunuh Manusia Perlahan-Lahan

Kebanyakan orang pasti sudah tahu apa itu phobia. Phobia yaitu ketakutan yang berlebihan terhadap suatu hal. Kadang-kadang hal yang ditakutkan pun juga tidak masuk akal bagi orang lain.

Pada umumnya, phobia tertentu memang tidak berbahaya. Tapi beberapa jenis phobia lainnya justru membahayakan dan bahkan bisa mematikan! Berikut ini beberapa di antaranya di 7 phobia paling mematikan di dunia.

Iatrophobia

Iatrophobia adalah rasa takut berlebihan terhadap dokter. Untuk beberapa orang, pergi ke dokter bisa menimbulkan ketakukan yang berlebihan, serangan panik, bahkan mual. Kadang ketakutan penderita iatrophobia bisa sangat parah sampai-sampai mereka tidak mau ke dokter meski sedang sangat butuh bantuan dokter.

Tahun 2009, rasa takut John Dart terhadap dokter semakin meningkat sampai akhirnya ia memilih bunuh diri daripada pergi ke dokter. Padahal ia sebenarnya hanya perlu memeriksakan noda tidak berbahaya di hidungnya yang ia pikir adalah sel kanker.

Heliophobia

Heliophobia adalah ketakutan yang berlebihan terhadap sinar matahari. Mereka yang menderita heliophobia sering kali merasakan sensasi sakit yang sebenarnya tidak benar-benar terjadi dan merasa gelisah ketika terkena sinar matahari langsung. Waspada terhadap paparan sinar matahari memang bisa mengurangi resiko kanker kulit.

Penderita heliophobes bisa benar-benar menghindari sinar matahari sehingga membuat mereka kekurangan vitamin D. Akibatnya, kemampuan tubuh untuk mengatur kalsium dan menjaga tulang tetap sehat jadi semakin berkurang. Hal ini akhirnya malah meningkatkan resiko rakhitis, kanker, atau penyakit lain yang bahkan bisa mematikan.

Somniphobia

Somniphobia atau insomnia parah bisa terjadi karena takut kehilangan kontrol, atau karena mimpi buruk berulang-ulang. Beberapa orang juga mengatakan bahwa takut meninggal dalam tidur bisa jadi alasan mengapa mereka takut tidur. Ironisnya, phobia ini sendiri bisa membuat mereka terbunuh.

Orang yang menderita somniphobes bisa tidak tidur sama sekali dalam 24 jam. Hal ini bisa merusak kesehatan mereka. Kurang tidur bisa mengakibatkan berbagai masalah kesehatan yang kadang bisa mematikan seperti tekanan darah tinggi, sakit jantung, dan stroke.

Rhypopobhia

Setidaknya sebanyak 4 juta orang di UK merasa khawatir dan ketakutan ketika harus menggunakan toilet umum. Bagi beberapa orang, mereka bahkan takut ke toilet rumahnya sendiri. Gara-gara phobia ini, seseorang bisa menunda untuk buang air sebisa mungkin karena khawatir dan takut merasa sakit saat harus buang air.

Contoh mematikan dari phobia ini adalah kasus yang dihadapi oleh Emily Titterington. Rasa ketakutannya begitu kuat sampai ia sering sekali menahan buang air besar hingga 2 bulan. Akibatnya, ususnya terus membesar dan memberikan tekanan yang sangat kuat pada organ dalam tubuhnya. Ia akhirnya meninggal dunia karena serangan jantung di usia 16 tahun.

Mysophobia

Mysophobia atau ketakutan berlebih akan kuman sering dikaitkan dengan OCD atau Obsessive Compulsive Disorder. Mereka begitu terobsesi untuk membersihkan setiap benda yang ada di sekitarnya. Bahkan obsesi tersebut bisa mengganggu kehidupan sehari-hari dan terkadang juga dengan konsekuensi yang fatal.

Salah satu contohnya adalah yang terjadi dengan Samantha Hancox. Ia begitu takut terkena kuman, sehingga ia hampir tidak pernah keluar rumah selama 18 tahun, menghabiskan waktu 20 jam sehari untuk mandi, dan jarang makan. Meski sudah berusaha untuk menyembuhkan kondisi psikisnya, tapi hal tersebut tidak berhasil dan ia akhirnya meninggal dunia di usia 40 tahun.

Cibophobia

Cibophobia membuat penderitanya takut makan, sehingga sengaja menghindari makanan. Phobia ini bisa terjadi karena trauma seperti tersedak. Cibophobia juga sering dihubungkan dengan bulimia, anorexia, dan gangguan makan lainnya.

Tahun 2007, seorang remaja bernama Charlotte Robinson punya rasa takut yang luar biasa, sehingga ia menderita anorexia yang parah. Hanya dalam waktu kurang dari 1 tahun, beratnya turun drastis hingga hanya 38 kg, hampir setengah dari berat badannya yang sebelumnya. Tubuhnya kemudian tidak sanggup lagi bertahan dan ia meninggal pada tahun 2008 di usia 18 tahun.

Pantophobia

Phobia yang satu ini bisa sangat menyulitkan karena penderitanya akan merasa takut dengan apa saja yang ada di sekitarnya. Penderitanya akan merasakan ketakutan yang luar biasa, terkena serangan panik, detak jantung yang meningkat, berkeringat, dan bahkan kesulitan berbicara. Dalam kasus yang ekstrim, beberapa penderita bahkan bisa sampai kehilangan kesadaran.

Phobia ini sering diasosiasikan dengan rasa takut yang terus menerus dengan sesuatu yang jahat dan kejam, tapi tidak diketahui apa sumbernya. Hal ini juga sering diasosiasikan dengan paranoia. Dokter juga mengatakan bahwa hal ini terkadang merupakan gejala schizoprenia. Yang menyedihkan, 60 persen penderitanya akhirnya bunuh diri.

Rasa ketakutan tersebut memang terdengar nggak masuk akal, tapi benar-benar nyata terjadi hingga mengganggu keseharian penderitanya. Karena itulah, penderita phobia harus segera ditolong agar mereka bisa menjalani kembali hidupnya seperti biasa.

Terimakasih Telah Berkunjung, Have FUN
Back To Top
ADA Voucher Belanja Gratis Klik Gambar dibawah ini
Agen Bola