7 Kematian Paling Ironis Yang Pernah Terjadi di Dunia

Ajal atau kematian memang datangnya tidak dapat di duga-duga oleh siapapun. Kebiasaan yang dilakukan orang - orang hanya dengan mengontrol kesehatan dan bahaya yang bakal menimpa mereka. Namun jika meman sudah ajal segala sesuatunya tidak dapat kita hindari lagi, baik itu saat keadaan sehat bisa meninggal dan lain-lain.

Nah seperti yang akan kita bahas sekarang beberapa kematian yang sangat ironis yang telah menimpah orang - orang ini, siapa sangka dengan keadaan sehat mereka bisa mati, nah dari itu kita dapat mengambil pelajaran bahwa sebelum sang pencipta mengambil nyawa kita maka hendaklah kita melakukan kewajiban-kewajiban yang diperintahkannya semasa hidup di dunia ini, Ok langsung saja kita simak  ulasan dari 7 orang yang tewas dengan cara paling ironis.

Pecinta Beruang yang Dimakan Beruang

Timothy Treadwell sangat mencintai beruang sejak kecil hingga akhirnya kejadian naas menimpanya. Setiap musim panas selama 13 tahun, ia akan berkunjung ke hutan di Taman Nasional Katmai, Alaska untuk tinggal di antara beruang. Tahun 2003, ia tinggal berkemah di Katmai dengan pacarnya, Amie Huguenard. Saat itulah ternyata kedua pasangan ini diserang dan dimakan oleh beruang.

Kamera Timothy merekam suara serangan tersebut, namun tidak menangkap gambarnya karena penutup lensa masih terpasang. Saking mengerikannya suara teriakan Timothy dan pacarnya serta suara beruang yang menyerang mereka, rekaman tersebut akhirnya dihancurkan.

Pria yang Tenggelam di Pesta Kolam Renang

Ketika musim panas tahun 1985 akan berakhir, Departemen Rekreasi New Orleans yang mengadakan pesta di kolam renang kota. Pesta tersebut untuk memperingati tidak adanya orang yang tenggelam selama musim panas.

Mereka kemudian mengadakan pesta besar dan mengundang 100 orang penjaga kolam, 100 orang tamu, dan ada 4 orang penjaga kolam aktif untuk mencegah seseorang tiba-tiba tenggelam. Namun sayang, Jerome Moody, salah satu tamu ternyata ditemukan tewas di dasar kolam tanpa ada satu penjaga pun yang tahu. Tubuhnya baru ditemukan setelah pesta berakhir.

Pemilik Perusahaan Segway Tewas Karena Produknya Sendiri

Jimi Heselden adalah seorang investor yang membeli perusahaan Segway pada tahun 2009. Namun malangnya, pada tahun 2010 ia justru mengalami nasib tragis karena Segway.

Saat itu, ia mencoba untuk mengetes sebuah segway di jalan, namun terjatuh dari sebuah tebing setinggi 24 meter. Koroner menyatakan ia meninggal akibat beberapa hantaman keras di dada dan tulang belakangnya.

Pendukung Anti-Sabuk Pengaman Tewas Kecelakaan

Derek Kieper adalah seorang pria Nebraska yang begitu tidak suka dengan sabuk pengaman pada mobil. Ia menjadi seorang aktivis anti-sabuk pengaman karena merasa benda tersebut melanggar kebebasan pribadinya. Derek bahkan menulis sebuah artikel tentang penolakannya terhadap sabuk pengaman.

Kurang dari 4 bulan kemudian ia mengalami kecelakaan mobil yang menewaskan dirinya. Dua temannya yang juga berada di mobil bersama Derek selamat. Ironisnya, Derek tidak memakai sabuk pengaman, sementara dua temannya yang selamat memakainya.

Aktivis Anti-Helm Tewas dalam Kecelakaan Motor

Hampir mirip dengan Derek, Philip Contos juga merupakan seorang aktivis, namun bedanya ia adalah aktivis yang menolak pemakaian helm. Dalam tour protesnya tahun 2011 lalu, ia mengendarai motor Harley miliknya tanpa mengenakan helm di jalanan.

Ironisnya, Philip Contos mengalami kecelakaan pada saat menjalani tour tersebut. Ia terlempar dari motornya dan langsung jatuh ke trotoar. Philip tewas seketika karena luka fatal pada kepala. Pihak medis menyebutkan bahwa Philip Contos tidak akan sampai tewas seandainya a mengenakan helm.

Pengacara Menembak Kepalanya Sendiri Untuk Membela Kliennya

Clement Vallandigham adalah seorang pengacara hebat dan terhormat di Ohio. Pada tahun 1871, ia membela seorang pria bernama Thomas McGehan yang mendapatkan tuntutan hukuman mati. Menurut teori Clement, korban sebenarnya menembak kepalanya sendiri dalam posisi berlutut.

Untuk mendemonstrasikan bahwa teorinya ini bukan tidak mungkin, Clement mempraktikan ulang kejadian tersebut di ruang pengadilan dengan menggunakan pistol yang ia kira kosong. Begitu ia menarik pelatuknya, ternyata pistol tersebut masih berisi peluru dan ia tewas tertembak. Meski begitu, kejadian ini membuktikan bahwa teori Clement adalah benar dan kliennya dibebaskan. Ironisnya, Clement harus tewas hari itu.

Komedian yang Mendukung Berkendara Sambil Mabuk

Sam Kinison mendapatkan ketenaran besar di akhir tahun 1980an sebagai seorang komedian. Salah satu tema humornya selalu berkisar tentang berkendara saat mabuk seharusnya diperbolehkan dan tidak melanggar hukum. Menurutnya, tidak ada cara lain untuk pulang dan membawa mobilnya ke rumah selain dengan mengedarainya sendiri.

Ternyata, argumennya ini terbukti tidak beralasan karena mengemudi sambil mabuk adalah tindakan berbahaya. Pada April 1992, kurang dari seminggu setelah ia menikah, Sam mengalami kecelakaan mobil. Saat itu, mobilnya ditabrak oleh seorang remaja berusia 17 tahun yang mabuk sambil mengemudi. Sam tewas dalam kecelakaan itu.

Kematian memang pasti datang, tapi tidak ada salahnya untuk selalu waspada dan tidak menantang maut. Lebih baik selalu mengambil tindakan pencegahan untuk melindungi diri sendiri dan orang lain.

Terimakasih Telah Berkunjung, Have FUN
Back To Top
ADA Voucher Belanja Gratis Klik Gambar dibawah ini
Agen Bola