5 Teori Yang Menunjukkan Bahwa Tiongkok Sedang Memata-Matai Dunia

Tiongkok atau China adalah negara yang dalam beberapa dekade mulai berkembang dengan pesat. Bahkan, saat ini Tiongkok bisa dibilang sebagai salah satu pemain terbaik yang tak bisa dikalahkan. Bahkan Amerika menganggap Tiongkok sebagai salah satu gangguan yang sangat menyusahkan hingga harus segera dimusnahkan.

Setidaknya sejak 12 tahun terakhir, 123 agen mata-mata Tiongkok menginvasi Amerika. Mereka dengan mudah mengambil data-data penting dan segera mengirimnya ke pemerintah. Hal ini membuat Amerika dan beberapa negara dunia jadi merugi banyak. Mata-mata Tiongkok benar-benar membuat segala hal jadi salah kaprah. Berikut ulasan dari tujuh teori konspirasi tionkok yang sedang memata-matai dunia.

Chen Di Yu

Chen Di Yu adalah sebuah istilah yang memiliki arti “ikan yang berada di bawah lautan”. Chen Di Yu adalah sebuah teknik yang dilakukan intelijen Tiongkok untuk mendapatkan banyak sekali informasi dari negara-negara. Mereka biasanya melatih agen dari kecil lalu menyuruh mereka untuk masuk ke lembaga penting sebagai orang rendahan. Dari sini karier orang akan meningkat hingga sampai ke posisi yang sangat tinggi.

Saat posisi seseorang telah tinggi, barulah data-data penting segera dikirim ke Tiongkok. Oh ya, intelijen Tiongkok dikabarkan banyak sekali merekrut pegawai dari para mahasiswa di negara yang jadi target. Setelah direkrut mereka akan dilatih hingga akhirnya diberi misi jangka panjang untuk mencuri apa saja yang ada di negara target.

Corporate Espionage

Saat ini Tiongkok adalah salah satu negara paling besar dalam bidang ekonomi. Bahkan Amerika saja sampai keok dan mengaku kalah. Pencapaian yang telah dimiliki oleh Tiongkok ternyata tak membuat mereka jadi puas. Bahkan mereka masih mengirim agen mata-mata ke perusahaan besar yang ada di seluruh dunia untuk menguasai mereka. Bahkan pemerintah tak segan-segan mengeluarkan banyak sekali uang untuk meloloskan misinya ini.

Para agen akan ditempatkan di perusahaan inti dari suatu negara. Dari perusahaan ini, Tiongkok akan mengumpulkan banyak sekali data berharga hingga akhirnya menguasai lembaga pemerintahan. Dengan melakukan ini Tiongkok akan dengan mudah mengetahui rahasia suatu negara hingga kebijakan luar negerinya bisa berjalan dengan baik.

Pendidikan dan Beasiswa Perguruan Tinggi

Kampus adalah salah satu lembaga yang sangat muda untuk disusupi oleh agen rahasia. Hal ini membuat pemerintah Tiongkok rela memberikan beasiswa penuh kepada para mahasiswa yang mau mendedikasikan dirinya pada Tiongkok. Mereka akan dibiayai dan diberi pelatihan sampai pandai. Bahkan mereka diberi uang penelitian agar memiliki akses masuk ke lembaga negara.

Data-data penelitian akademik dan juga data-data dari pemerintah negara target akan dikirim secara bertahap. Informasi yang diberikan oleh mahasiswa ini nantinya akan digunakan sebagai salah satu bahan analisis. Bahkan bisa digunakan sebagai bahan untuk melakukan tindakan lebih nyata kepada negara target. Oh ya negara barat sudah sering kecolongan data pentingnya hingga kadang mereka harus bertindak lebih hati-hati dalam merekrut anggota.

Jurnalis yang Disewa Sebagai Mata-mata

Salah satu keuntungan dari jurnalis adalah tidak ada batasan untuk memeriksa sesuatu. Mereka juga bisa bertanya lebih detail dalam mengetahui fakta-fakta yang ada. Tiongkok banyak menyebarkan gen intelijennya di berbagai dunia dengan profesi awal jurnalis. Mereka akan ditempatkan di lembaga-lembaga penting hingga mampu masuk ke zona rahasia.

Jika jurnalis bisa masuk ke zona ini, mereka akan segera mengirimkan banyak data ke Tiongkok. Freedom of the press membuat jurnalis ini mudah mengulik apa saja. Bahkan sesuatu yang rahasia bisa dengan mudah didapatkan tanpa perlu dicurigai sebagai seorang agen intelijen suatu negara.

Serangan via Dunia Maya yang Mengerikan

Hacker dari Tiongkok dikenal sangat kuat dan suka sekali menyerang dan menyusup ke lembaga-lembaga penting negara barat. Setidaknya pemerintah Amerika pernah mencatat ada 700 serangan hacker dari Tongkok untuk membuat negara-negara lain kehilangan data pentingnya. Hacker ini biasanya disewa lembaga pemerintah untuk melakukan sebuah misi pengambilan data dari negara lain.

Kelompok hacker dari Tiongkok seperti Thread Group 3390 hingga Emissary panda diketahui sering menyerang negara lain. Misinya sudah jelas untuk mengambil data yang nantinya disetor ke pihak intelijen. Mereka bisanya memberikan penawaran besar kepada lembaga negara jika data yang diambil sangat sensitif. Pemerintahan Tiongkok pun sepertinya juga tak keberatan mengeluarkan banyak uang untuk data sepenting ini.

Inilah lima teori konspirasi tentang aksi mata-mata yang dilakukan oleh Tiongkok. Negeri ini melakukan mata-mata ke seluruh dunia karena berambisi untuk menguasai semua sektor penting di dunia. Bahkan sepertinya negeri kita ini juga sudah mulai mendapatkan pengaruh dari Tiongkok yang super besar itu.

Terimakasih Telah Berkunjung, Have FUN
Tag : Fakta
Back To Top
ADA Voucher Belanja Gratis Klik Gambar dibawah ini
Agen Bola