5 Ratu Kecantikan Yang Tewas Secara Tragis

Kebanyakan orang memang mudah terpesona dengan hal-hal yang cantik dan indah. Karena itulah, terkadang setiap kali melihat sosok yang cantik dan menawan, kita otomatis berpikir bahwa hidupnya kelak akan sukses dan bahagia. Seolah-olah pintu menuju kesuksesan dan jalan hidup yang indah terbuka lebar untuknya.

Pandangan seperti ini sebenarnya tidak sepenuhnya benar. Bahkan para ratu kecantikan yang dipuja banyak orang juga tidak selamanya mendapatkan hidup yang indah. Setidaknya, hidup beberapa ratu kecantikan ini malah berakhir tragis dan tidak terduga. Mari simak ulasan dari 5 hidup ratu kecantikan yang berakhir tragis.

Miss Mexico yang Tewas Sebagai Tameng Dalam Baku Tembak

Maria Susana Florez Gamez hanya menikmati 9 bulan gelar sebagai Miss Sinaloa. Pasalnya, ia tewas dalam kejadian baku tembak antara geng narkoba dengan tentara pada November 2012 lalu. Diduga, Maria Susana menjadi kekasih dari salah seorang geng narkoba tersebut, dan ini bukan kasus pertama ketika seorang ratu kecantikan akhirnya memilih menjadi kekasih geng narkoba karena dijanjikan kemewahan dan kekayaan.

Menurut laporan, Maria digunakan sebagai tameng hidup agar terhindar dari tembakan. Saat mobil geng narkoba tersebut dicegat oleh tentara, Maria adalah orang yang keluar pertama dari mobil tersebut sambil menodongkan senjata sementara anggota geng yang lain bersembunyi di belakangnya. Ketika baku tembak akhirnya terjadi, ia menjadi salah seorang korban yang tewas karena tertembak.

Miss Venezuela yang Tewas Ditembak Perampok

Monica Spear adalah seorang Miss Venezuela tahun 2004. Wanita cantik ini menikmati liburan bersama suaminya Thomas Berry dan putrinya yang baru berusia 5 tahun, Maya Berry Spear pada Januari 2014 lalu. Namun sayang, peristiwa nahas terjadi saat mobilnya mogok di daerah Carabobo, Venezuela.

Saat itulah, lima orang dengan membawa senjata api muncul. Monica dan Thomas berlindung di dalam mobil, namun para perampok tersebut menembaki mobil mereka dan menewaskan keduanya. Putri mereka selamat meskipun terluka di kaki kanannya. 7 orang ditangkap atas tuduhan pembunuhan terhadap Monica dan suaminya.

Miss Tourism Venezuela yang Tewas dalam Demonstrasi Anti-Pemerintah

Genesis Carmona adalah seorang ratu kecantikan yang masih berusia 22 tahun. Ia dikenal sebagai Miss Tourism 2013 untuk negara bagian Carabobo, Venezuela. 18 Februari 2014 adalah hari nahas dimana Carmona kehilangan nyawanya karena terlibat dalam protes.

Hari itu, Carmona berpartisipasi dalam protes anti-pemerintah. Protes tersebut berubah menjadi kekacauan antara pihak pro-pemerintah dan anti-pemerintah. Dalam kekacauan tersebut, pihak pro-pemerintah melepaskan tembakan ke arah demonstran. Carmona langsung jatuh ke tanah ketika satu peluru mengenai belakang kepalanya. Ia tewas karena kerusakan otak parah dan kehilangan terlalu banyak darah.

Tewas Karena Sedot Lemak

Catherine Cando tidak akan menyangka bahwa keputusannya untuk mengikuti ajang kecantikan malah akan menewaskannya. Sebagai hadiah memenangkan gelar Queen of Duran pada Oktober 2014 lalu, ia mendapatkan sebuah mobil baru, tablet smartphone, dan bedah kosmetik gratis. Gadis 19 tahun tersebut awalnya menolak tawaran bedah kosmetik karena merasa tidak membutuhkannya dan berniat memberikan hadiah tersebut kepada orang lain.

Meski begitu, para ahli bedah kerap membujuknya untuk menjalani prosedur bedah plastik hingga akhirnya ia menyerah dan menerima bedah kosmetik. Ternyata, operasi sedot lemak tersebut gagal dan justru menyebabkan Cando meninggal dunia. Dugaan kematian Cando terjadi karena kelalaian dalam prosedur operasi. Ahli bedah yang melakukan prosedur sedot lemak tersebut akhirnya ditangkap.

Tewas Ditembak Kekasih Kakaknya

Hanya beberapa hari sebelum terbang ke London untuk mengikuti ajang Miss World 2014, Maria Jose Alvarado ditemukan tewas di pinggir Sungai Aguagua. Tubuhnya dan kakaknya, Sofia, ditemukan dibungkus plastik dan dikubur di galian yang tidak terlalu dalam.

Hasil penyelidikan menyebutkan bahwa kakak beradik ini dibunuh oleh kekasih Sofia sendiri, Plutarco Ruiz. Saat itu, mereka sedang menghadiri perayaan ulang tahun Ruiz. Ruiz marah melihat Sofia berdansa dengan pria lain, karena itulah setelah pesta usai ia menembak Sofia dan Maria.

Kecantikan bukanlah segalanya dan juga bukan jaminan hidup bahagia dan indah hingga akhir hayat. Kematian akan datang kepada setiap orang tanpa pandang bulu situasinya. Setidaknya, dengan beberapa cerita tersebut, kita sadar bahwa tidak akan ada yang bisa lepas dari kematian.

Terimakasih Telah Berkunjung, Have FUN
Back To Top
ADA Voucher Belanja Gratis Klik Gambar dibawah ini
Agen Bola