5 Fakta Ritual Bunuh Diri Jepang Yang Mengerikan

Jepang selalu dikenal dengan budayanya yang sangat unik dan aneh. Salah satu budaya yang aneh atau mungkin agak seram adalah seppuku. Ritual bunuh diri yang banyak dilakukan oleh samurai Jepang di masa lalu ini menjadi legenda. Bahkan sering dimunculkan dalam beberapa film dunia yang memiliki setting Jepang.

Seppuku bukanlah sesuatu yang aneh bahkan melanggar hukum di masa lalu. Justru seppuku adalah sebuah ritual yang sangat besar hingga harus dilakukan dengan baik. OK, langsung saja inilah lima fakta mengerikan dari seppuku yang wajib kita tahu. Mari simak ulasan dari 5 ritual bunuh diri di jepang yang melegenda.

Tidak Bisa Dilakukan Oleh Siapa Saja

Orang yang pertama kali melakukan seppuku adalah Minamoto no Yorimasa saat terjadi Perang Uji di tahun 1180. Sejak saat itu seppuku sering dilakukan oleh siapa saja yang menjalani kehidupan bushido atau jalan hidup samurai. Lambat laun budaya seppuku ini terus dikembangkan hingga memiliki upacara tersendiri di awal abad ke-17.

Seppuku tidak bisa dilakukan oleh siapa saja, terlebih jika ia hanyalah rakyat biasa. Seppuku hanya dilakukan oleh samurai yang ingin menjaga harga dirinya. Mereka akan memotong perut mereka hingga meninggal dunia dan mempertahankan harga diri yang harganya melebihi nyawa mereka sendiri.

Melakukan Seppuku Harus Berdasarkan Perintah

Tidak semua orang bisa melakukan seppuku, hanya mereka yang menjalankan bushido saja yang bisa. Selain itu, samurai pun tak bisa melakukan ritual mengerikan ini secara tiba-tiba. Mereka harus meminta izin terlebih dahulu kepada daimyo atau penguasa yang membawahi para samurai. Jika daimyo mengizinkan, maka mereka akan melakukannya dengan sesegera mungkin.

Daimyo biasanya mengizinkan para samurai melakukan seppuku agar mereka tidak ditangkap musuh. Atau disiksa musuh dengan sangat mengerikan. Para samurai lebih suka membunuh dirinya sendiri daripada kalah dan harus masuk ke wilayah musuh sebagai tahanan. Seppuku bukan perkara memotong perut lalu semuanya selesai. Tapi juga masalah harga diri dan juga ketaatan kepada para pemimpin.

Seppuku Untuk Perdamaian Antar Wilayah

Seppuku biasanya dilakukan oleh samurai dengan izin dari daimyo. Selain itu mereka juga biasanya melakukan hal itu jika daimyo telah meninggal. Bukti kesetiaan itu dilakukan dengan memotong perut mereka hingga ajal datang menjemput. Apa yang dilakukan oleh samurai ini mirip dengan budak yang biasanya ikut dikubur saat majikannya meninggal dunia.

Selain masalah harga diri dan kesetiaan. Seppuku biasanya juga dilakukan untuk sebuah perdamaian. Daimyo akan memanggil samurai yang diinginkan musuh dan menyuruhnya bunuh diri. Samurai ini dianggap sangat hebat hingga harus segera mati agar keamanan antar dua wilayah bisa dikendalikan. Setelah samurai melakukan ritual, dua wilayah biasanya baru akan melakukan perjanjian baru agar tidak terjadi perang.

Seppuku yang Dilakukan Oleh Wanita

Seppuku hanya dilakukan oleh samurai saja. Namun, seorang wanita bisa melakukan hal serupa dengan memotong bagian tubuhnya sendiri. Apa yang dilakukan oleh wanita yang biasanya istri samurai ini dinamakan dengan Jigai. Ia akan memotong lehernya dengan cepat untuk membuatnya mati dengan cepat. Selain itu hal ini dilakukan agar tak ada orang yang bisa mencegahnya.

Selain untuk menunjukkan kesetiaan kepada suami yang telah meninggal akibat seppuku. Para wanita ini juga melakukan bunuh diri untuk menghindari penangkapan musuh. Dengan membunuh dirinya sendiri, mereka akan menghindari tindak asusila yang dilakukan musuh. Dengan begitu, mereka akan menjaga kehormatan sebagai seorang istri.

Ritual yang Mengerikan Namun Tetap Dilakukan

Seppuku tidak dilakukan dengan tanpa upacara. Biasanya samurai yang akan melakukan seppuku disuruh untuk menyantap makanan terakhirnya. Mereka pun disuruh mandi dan mengenakan pakaian seba putih. Saat melakukan ritual mereka akan menusuk perut beberapa kali agar wajahnya menampakkan kesakitan. Dengan wajah kesakitan inilah mereka dianggap sangat berani dan mau mengorbankan jiwanya untuk daimyo.

Setelah perut terbelah dengan sempurna, samurai akan menegakkan kepalanya. Di sinilah proses terakhir seppuku akan terjadi. Seorang samurai lain di belakang akan siap memenggal kepala dari samurai agar rasa sakitnya segera hilang. Dari sini ritual seppuku selesai dan harga diri samurai serta daimyo akan tetap terjaga.

Inilah sekelumit fakta tentang seppuku yang sangat melegenda di Jepang. Bahkan di era modern pun masih ada beberapa orang yang melakukannya. Oh ya, bagaimana pendapat anda tentang budaya bunuh diri asal Jepang ini?

Terimakasih Telah Berkunjung, Have FUN
LensaTerkini
Tag : Fakta
Back To Top
ADA Voucher Belanja Gratis Klik Gambar dibawah ini
Agen Bola