4 Layanan Sewa Orang Paling Aneh di Jepang

Bukan Jepang namanya, kalau tidak membuat suatu kehebohan. Mulai dari ayah palsu, pacar palsu, sampai teman palsu, semua layanan itu bisa kita temukan di Jepang. Meski kedengarannya aneh, layanan jasa ini cukup populer di negeri matahari terbit. Dan perusahaan-perusahaan yang menawarkan jasa unik semacam ini berhasil menjaring banyak klien. Nah, berikut adalah lima layanan jasa sewa cinta teraneh di jepang.

Layanan rental pria paruh baya

Ossan Rental (atau rental pria paruh baya) adalah sebuah layanan sewa terbaru di Jepang. Seperti namanya, layanan ini memungkinkan pelanggan untuk menyewa seorang pria paruh baya dengan harga 1.000 yen (Rp 114.121) per jam. Wow, pria ini bisa disewa Rp 114.121 per jam!

Ini tentu bukan pertama kalinya, perusahaan Jepang menawarkan layanan aneh semacam itu. Beberapa waktu lalu, ada perusahaan di Jepang yang menawarkan layanan pacar atau teman sewaan.

Teman Sewaan

Menjalin pertemanan ternyata menjadi hal yang tidak mudah bagi muda-mudi di Jepang. Sampai-sampai, mereka harus membayar teman bohongan untuk disewa menemani ke manapun mereka pergi.

Menurut sebuah artikel terbaru yang dipublikasikan di surat kabar terbesar Jepang, Yomiuri Shimbun, semakin banyak orang di Jepang yang merasa kesulitan mencari teman di dunia nyata. Oleh karenanya, agar tidak selalu terlihat sendirian dan dicap sebagai penyendiri oleh rekan-rekan mereka, banyak orang rela membayar puluhan ribu yen untuk menyewa teman bohongan. Hilangkan kesepian, orang Jepang manfaatkan jasa teman sewaan

Client Partners, sebuah perusahaan yang berbasis di Tokyo, menawarkan berbagai layanan unik seperti mempekerjakan seseorang untuk memotret klien di sebuah acara istimewa (pernikahan, dll) atau membayar seseorang untuk menunggu antrean klien pada hari rilis gadget. Yang paling populer dari semua layanan itu adalah jasa teman bayaran.

Kocek yang dikeluarkan tentu tak sedikit. Klien bisa memilih dengan siapa ia ingin keluar dan teman sewaan siap menemaninya ke mana saja. Sebagaimana dilansir Odditycentral, Client Partners memiliki puluhan permintaan untuk teman sewaan setiap bulan, yang sebagian besar berasal dari muda-mudi Jepang yang merasa kesepian dan kehilangan kepercayaan diri untuk menjalin persahabatan yang nyata. 

Abe Maki, yang bekerja untuk Client Partners, mengatakan: "Orang-orang ini tidak memiliki rasa kepercayaan diri yang kuat, sehingga mereka terlalu berhati-hati memperhatikan bagaimana orang lain menilai mereka."

Abe juga menggarisbawahi bahwa kebanyakan kliennya memiliki banyak teman di dunia maya. Itu dikarenakan dunia maya menawarkan komunikasi satu arah, di mana para kliennya tidak perlu memikirkan apakah orang lain berpikir baik tentang mereka.

Kuoichi, salah satu pelanggan Client Partners, mengatakan kepada Yomiuri Shimbun tentang pengalamannya menyewa teman bayaran. Musim panas tahun lalu, ia ingin pergi ke sebuah klub dansa yang populer, namun enggan untuk pergi sendirian dan malas jika ajakannya ditolak oleh rekan-rekannya.

Maka dari itu, ia pun akhirnya memanfaatkan layanan jasa sewa teman dari Client Partners dan harus membayar 30.000 yen (atau sekitar Rp 3,1 juta) semalam. Kemudian perusahaan itu mengirim dua gadis yang belum pernah ditemuinya sebelumnya untuk menemani Kuoichi ke klub dansa.  Meski harus merogoh kocek yang cukup dalam, Kuoichi merasa itu sepadan dengan apa yang didapatkannya. Mereka bertiga bersenang-senang di klub tersebut, dan setelah itu dilanjutkan dengan mengobrol di sebuah restoran hingga fajar.

"Rasanya lega karena mereka (teman bayaran) bisa menerima Anda tanpa syarat. Rasa kesepian saya pun hilang," kata pemuda itu. Layanan teman sewaan tidak dibuat untuk tujuan seks. Para klien yang kesepian itu hanya mencari seseorang untuk berperan sebagai teman mereka di tempat-tempat, di mana mereka merasa canggung jika pergi sendirian. Tidak lebih dari itu.

Layanan sewa ayah palsu, pacar palsu, dan teman palsu

Hagemashi Tai adalah sebuah perusahaan jasa baru di Jepang yang menawarkan jasa aktor bayaran. Pendiri perusahaan ini bernama Ryuchi Ichinokawa yang berasal dari Chiba, Jepang. Ayah dua anak ini memiliki karyawan yang jago berakting. Klien bisa meminta karyawanya untuk berakting jadi siapa saja.

Ryuchi, 40, juga ikut terlibat dalam bisnis unik ini. Beberapa klien pernah memintanya menjadi paman, suami, ayah, dan saudara laki-laki. Dia sangat berbakat dan piawai dalam memerankan karakternya. Ketika dia menjadi seorang suami, dia akan menghafal segala hal tentang istrinya. Berapa nomor ponselnya. Apa yang disukai oleh istri palsunya. Dia akan berusaha mengingat semua informasi penting itu.

Pacar sewaan untuk pria pemalu

Moe Date adalah salah satu perusahaan yang menawarkan unik di Jepang. Diresmikan pada 1 November 2012 lalu, perusahaan ini menawarkan jasa kencan bagi para pria di Jepang. Perusahaan ini membidik klien yang belum berpengalaman dalam berkencan dan ingin merasakan sensasi pacaran tetapi terlalu sibuk kerja.

Moe Date menyediakan tiga macam layanan standar. Kencan selama satu jam dibanderol 4.500 yen (Rp 542.355), tiga jam 13.500 yen (Rp 1,6 juta), dan lima jam 19.500 yen (Rp 2,3 juta). Klien boleh melakukan apa pun dengan pegawai Moe Date, seperti pergi karaoke, makan, dan nonton film, kecuali seks.

Jasa ini bisa menjadi semacam simulasi bagi pria yang kurang berpengalaman dalam mendekati wanita. Moe Date menawarkan sederet gadis manis dengan berbagai penampilan, umur, dan karakter yang bisa dipesan untuk memberikan pelajaran singkat dalam berkencan.

Terimakasih Telah Berkunjung, Have FUN
LensaTerkini
Back To Top
ADA Voucher Belanja Gratis Klik Gambar dibawah ini
Agen Bola