4 Fakta Negara Mongol Yang Akhirnya Takluk Oleh Islam

Hampir tidak pernah bahkan kita jarang mendengar tentang Mongol. Negara ini seolah-olah jilbab tertutup besar yang tidak tersentuh oleh berita. Hal ini sebenarnya sesuatu yang sangat aneh jika kita bandingkan dengan Mongol abad pertengahan. Meskipun media belum ada pada saat itu, namun nama mereka seperti berita utama setiap hari pasti ada.

Mongol zaman dulu benar-benar gila. Mereka adalah satu-satunya negara yang hampir sepenuhnya menaklukkan dunia untuk diri sendiri. Namun, karena banyak penyebab yang wilayah Mongol setelah setengah dunia perlahan-lahan mengempis untuk 1,5 juta kilometer, bahkan kedigdayaan dikandung oleh Rusia dan Cina.

Jadi sebenarnya apa yang membuat mereka hancur seperti itu? Dan sekali Mongol karena tidak akan merusak kecuali kiamat datang. Review berikut akan mengingat kita kembali tentang hal itu, negara besar yang pada akhirnya hancur dan hanya sedikit yang tersisa. Mari simak ulasan dari 5 fakta mongol, negara penguasa dunia yang takluk pada islam.

Kegilaan Mongol di Masa Lalu

Mongol awalnya terpecah-pecah menjadi suku-suku kecil yang saling berselisih satu sama lain. Hingga akhirnya muncul tokoh pemersatu bernama Temujin. Pria muda ini berhasil membuat Mongol perlahan menjadi monster. Mulailah ekspansi Temujin yang kemudian dikenal dengan nama Jenghis Khan ini. Daratan Tiongkok pertama kali ditaklukannya, lalu meluas ke daerah sekitarnya.

Perjuangan Jenghis dilanjutkan oleh Kubilai Khan dan berbuah kesuksesan besar. Jepang, Manchuria (Korea), Myanmar berhasil direbut wilayahnya. Bahkan Mongol sempat ingin menguasai Jawa tepatnya Kerajaan Singasari. Namun, Raden Wijaya berhasil mengusir mereka dengan melakukan intrik jitu.

Ekspansi terus berlanjut dan kembali diwariskan. Kali ini cucu Jenghis Khan, Hulagu Khan, makin memperluas daerah jajahannya sampai ke Timur Tengah. Afghanistan, Persia, dan Baghdad pun takluk di kaki mereka. Sementara itu, di sebelah utara, penaklukan juga terus dilakukan bangsa Mongol. Mereka pun berhasil menguasai sebagian kecil Rusia dan Eropa Timur.

Mongol Menguasai Baghdad, Pusat Kejayaan Islam Masa Lalu

Mongol awalnya terfragmentasi ke suku-suku kecil bertengkar satu sama lain. Sampai akhirnya muncul tokoh pemersatu bernama Temujin. Pria muda ini telah berhasil membuat Mongol perlahan-lahan menjadi sebuah rakasa. Mulai ekspansi Temujin dikenal sebagai Genghis Khan. penaklukan pertama Cina daratan, dan kemudian menyebar ke daerah sekitarnya.

Perjuangan Genghis diikuti oleh Kubilai Khan dan sukses besar berbuah. Jepang, Manchuria (Korea), Myanmar berhasil ditangkap wilayah. Bahkan Mongol ingin mengontrol tepatnya Java Singhasari. Namun, Raden Wijaya berhasil mengusir mereka dengan mengatakan intrik.

Ekspansi terus dan re-warisan. Kali ini, cucu Genghis Khan, Hulagu Khan, semakin memperluas koloni mereka ke Timur Tengah. Afghanistan, Persia dan Baghdad takluk di kaki mereka. Sementara itu, di utara, penaklukan Mongol juga sedang dilakukan. Mereka berhasil menguasai sebagian kecil dari Rusia dan Eropa Timur.

Ketika Penjajah Justru Mengikuti Bangsa Jajahannya

Mongol mungkin memang kuat, tetapi dalam aspek-aspek fundamental lainnya mereka sangat lemah. Peradaban, ilmu pengetahuan, budaya dan luhur lainnya. Menariknya, hal-hal seperti ini mulai mereka telah sejak penaklukan negeri-negeri Islam. Mereka mungkin disembelih, namun di sisi lain menyadari kekurangan dalam banyak cara.

Sampai akhirnya, kepincutlah Mongol princes dengan negara-negara Islam dan semua hal yang mengelilinginya, termasuk ilmu pengetahuan dan lain-lain. Akibatnya, banyak tokoh Mongol penting mendirikan kerajaan Islam di Asia tengah dan timur, ada pula yang mengatakan di Turki.

Khan keturunan di Asia Selatan seperti India, dikatakan nenek moyangnya adalah orang Mongol ini. Khan sekarang Muslim, serta para pendahulu mereka yang memutuskan untuk melarikan diri kerajaan Mongol dan mendirikan kerajaan Islam itu sendiri.

Kehancuran Mongol yang Agung

Mongol mulai mengalami banyak kemunduran sejak ekspansi mereka di Timur Tengah. Mongol faktor penting banyak orang yang memeluk Islam juga menjadi alasan mengapa orang-orang ini kemudian mulai mengeropos wilayah. Koloni tidak terkontrol dengan baik, akhirnya kembali ditangkap oleh musuh.

Mongol awalnya hampir menutupi setengah dunia, mulai dikurangi wilayah. Perlahan-lahan mulai dari Eropa Timur berhasil membebaskan dirinya, sampai yang terakhir adalah Cina. Pada akhirnya Mongolia saja meninggalkan apa yang sekarang.

Mongol, bangsa rakasa ini pernah menguasai setengah dunia. Bahkan jika mereka ekspansi sukses dan tidak ada halangan, mungkin seluruh Eropa akan berada di bawah kaki bangsa ini. Namun, takdir berkata lain. Mereka akhirnya berpisah dan itu berakhir menjadi sebuah negara kecil. Bukan karena kalah perang, tetapi justru karena hal-hal non-militer, baik itu pengetahuan, ideologi, keyakinan dan lain-lain. Islam sangat mempengaruhi perubahan Mongol barbar menjadi beradab meski akhirnya kehilangan kekuasaan begitu besar.

Terimakasih Telah Berkunjung, Have FUN
LensaTerkini
Tag : Fakta
Back To Top
ADA Voucher Belanja Gratis Klik Gambar dibawah ini
Agen Bola