7 Hal Ini Dapat Membuat Orang Jepang Iri Pada Indonesia

Bagi banyak orang Indonesia, Jepang adalah negara yang sangat hebat hingga semua orang ingin ke sana. Produk-produk budaya seperti anime, lagu, dan drama membuat orang Indonesia terobsesi hingga sampai harus mempelajari bahasanya hingga berkutat dengan hal-hal yang berbau Jepang.

Sebenarnya kita punya kok hal yang bisa membuat membuat orang Jepang jadi iri. Hal-hal tersebut sebenarnya sih sederhana, bahkan kita enggak pernah menyadari itu. Nahlo, memang apa yang bisa bikin orang Jepang iri dengan Indonesia? Coba dek simak uraian di tujuh hal yang bikin orang jepang iri terhadap indonesia.

Jam Kerja dan Istirahat

Orang Jepang bekerja tak kenal waktu. Meski mereka memiliki jam kerja, tak sedikit dari mereka yang harus pulang larut malam. Bahkan saking capainya mereka sampai tidur di dalam kereta. Sampai rumah mereka hanya akan tidur sebentar dan akhirnya berangkat lagi besok pagi-pagi sekali.

Orang-orang di Indonesia cenderung bekerja tetap waktu. Mereka tak harus pulang sampai malam kecuali ada lembur. Selain itu orang Indonesia juga memiliki waktu istirahat yang cukup banyak. Minimal 6 jam tidur setiap malam agar badan kembali segar saat kerja esok harinya.

Sekolah Dengan Tenang

Di Jepang, kasus-kasus bullying sangatlah banyak. Bahkan hampir di setiap sekolah selalu saja ada murid yang di-bully hingga membuatnya tertekan. Akhirnya banyak dari mereka yang melakukan bunuh diri karena merasa tidak kuat lagi hidup di lingkungan yang serba mengikat dan membuatnya susah hidup dengan bebas.

Sekolah di Indonesia mungkin ada yang muridnya berperilaku seperti di atas. Melakukan bully dan membuat sebagian siswa tak betah. Tapi jumlah kejadian ini dibandingkan di Jepang terpaut jauh. Di negeri sakura itu bullying seperti membudaya hingga kadang susah sekali dihapuskan dengan sempurna.

Hidup di Alam yang Tropis

Orang-orang di Jepang menyukai alam yang tropis seperti di Indonesia. Mereka suka sekali ke pantai dan menghabiskan banyak waktu di sana. Namun hal itu hanya bisa dilakukan saat musim panas saja. Itulah mengapa musim panas adalah musim paling disukai oleh orang Jepang dan beberapa negara di sekitarnya.

Indonesia memiliki musim panas yang sangat panjang. Selain itu Indonesia juga memiliki banyak sekali pantai yang indah, salah satunya yang ada di Bali. Banyak orang Jepang ingin merasakan hidup di negara tropis. Setiap hari hanya ada panas dan tak harus merasakan beku yang terjadi saat musim salju tiba di bulan Desember hingga Februari setiap tahunnya.

Mata yang Lebar

Orang Jepang sangat menyukai orang-orang yang memiliki mata lebar. Kebanyakan orang Jepang memiliki mata yang sipit. Akhirnya banyak dari mereka menyukai orang-orang yang memiliki mata lebar seperti orang di Indonesia. Tak sedikit pula orang Jepang ingin melakukan kencan dengan orang bermata lebar.

Fenomena mata lebar memang memiliki tempat tersendiri bagi orang Jepang. Ada dari mereka yang sampai melakukan operasi pada matanya agar nampak lebar. Atau memakai make up yang membuat matanya terlihat bulat dan enak dipandang. Nah, masih saja ngiri dengan apa yang dimiliki Jepang?

Kepedulian Sosial yang Tinggi

Kita semua tahu jika orang Jepang memiliki manner atau tata krama yang baik. Namun tak semua orang di Jepang peduli dengan orang lain. Mungkin yang hidup di daerah pedesaan masih memiliki sifat ini. Namun yang hidup di kota, kepedulian kepada sesama sepertinya susah dilakukan. Mereka beranggapan jika hidup sendiri saja sudah susah kenapa harus mengurusi orang lain.

Akhirnya mereka akan tak peduli jika ada orang atau bahkan keluar sendiri yang sampai melakukan hikikomori. Mereka tidak peduli jika mereka tak sekolah, tak kuliah, atau bahkan tidak pulang ke rumah. Orang Indonesia tidak bisa melakukan hal-hal ini. Kita cenderung peduli dengan orang lain, meski kadang kepedulian itu berhubungan dengan sesuatu yang negatif.

Hidup dengan Orang Tua

Saat seorang anak telah berusia 20 tahun di Jepang, ia berhak untuk menentukan masa depannya. Biasanya anak yang telah berusia 20 tahun (banyak yang kurang dari ini) akan keluar dari rumah. Telah dewasa dan masih menumpang dengan orang tua adalah sebuah hal yang memalukan. Jadi kalau pun masih tinggal di rumah mereka biasanya akan memberikan semacam kompensasi.

Hal ini tak sama dengan Indonesia. Saat berusia 20 tahun anak masih saja tinggal di rumah. Bahkan sampai kerja dan punya pasangan pun kadang masih menumpang. Orang tua di Indonesia banyak yang masih kasihan atau bahkan terlalu mengalah. Kalau kita tinggal di Jepang dan tak segera keluar dari rumah artinya memalukan diri sendiri.

Agama

Separuh orang Jepang adalah ateis atau tidak memiliki agama. Namun setiap tahun mereka tetap merayakan Natal seperti umat Nasrani di seluruh dunia. Di Jepang agama bukanlah sesuatu yang diprioritaskan. Mereka menganggap sesuatu yang nyata adalah yang penting. Misal masalah pekerjaan, uang atau pun jabatan.

Berbeda dengan Indonesia. Agama di negeri kita ini sangat dipegang teguh. Itulah mengapa banyak sekali hal buruk bisa dicegah. Di Jepang tidak demikian, hal-hal buruk kadang dibiarkan berkembang hingga sudah bertransformasi menjadi budaya. Misal masalah Love Hotel, atau hotel yang khusus digunakan untuk berbuat maksiat. Serem sekali kan?

Nah, terbukti kan kalau hal sederhana di Indonesia ini ternyata juga bisa buat iri orang Jepang. Jadi kita janganlah terlalu fanatik dengan negara-negara tertentu. Lebih baik berbenah diri dan membuat Indonesia tercinta ini jadi lebih baik. Bukankah begitu seharusnya?

Terimakasih Telah Berkunjung, Have FUN
LensaTerkini
Back To Top
ADA Voucher Belanja Gratis Klik Gambar dibawah ini
Agen Bola