7 Fakta Tentang Planet Uranus Dengan Suhu Terdingin di Tata Surya

Membahas luar angkasa memang tak pernah membosankan. Ada begitu banyak hal yang bisa kita angkat mulai dari fenomena-fenomena, benda-benda langit sampai kemungkinan adanya kehidupan selain di Bumi. Membahas tata surya pun menarik, karena seperti yang kita tahu, Bumi tidaklah sendiri melainkan ditemani oleh deretan planet-planet lain yang secara fisik dan karakteristik punya ciri khas tersendiri.

Salah satu planet tetangga Bumi yang menarik untuk dikulik adalah Uranus. Planet ini pertama kali ditemukan oleh seorang ilmuwan bernama William Herschel yang akhirnya makin menambah khazanah keilmuwan astronomi saat itu. Planet terbesar ketiga setelah Jupiter dan Saturnus ini memang unik, terutama karena sebutannya sebagai planet paling dingin di tata surya. Tahukah, di sana suhu minimun bisa mencapai -224 celsius. Tak pernah terbayangkan bagaimana dinginnya.

Tak hanya itu, masih banyak hal-hal unik lain dari planet yang berwarna biru ini. Berikut ulasannya di tujuh fakta mencengangkan tentang planet uranus yang paling dingin di tata surya.

Ukuran Uranus Dibandingkan Bumi

Sempat disinggung di awal, Uranus adalah planet terbesar ketiga setelah Jupiter dan Saturnus. Pertanyaannya, seberapa besar planet ini jika dibandingkan dengan Bumi? Tentu saja sangat besar. Jika dibuat perumpamaan, Uranus sama besarnya dengan 63 Bumi. Jika Bumi saja sudah sebesar ini, maka tak terbayangkan bagaimana Uranus. Seumpama kita mengelilinginya, maka setidaknya butuh waktu bertahun-tahun.

Uranus Punya Banyak Sekali Bulan

Seperti ciri khas kebanyakan planet raksasa di tata surya, Uranus juga memiliki banyak sekali bulan. Jika Jupiter memiliki 67 bulan dan Saturnus 62, maka Uranus memiliki 27. Sedangkan Bumi hanya memiliki satu.

Keunikan bulan-bulan milik Saturnus ini adalah beberapa dari mereka dinamai dengan karakter karya-karya Shakespeare. Misalnya Oberon, Titania, Ariel, Miranda dan Puck. Ada pula salah satu satelit yang bernama Cupid.

Uranus Hanya Memiliki Dua Musim

Sama seperti planet lain, termasuk Bumi, Uranus juga terbagi atas musim-musim. Namun tak seperti Bumi kita, di sana hanya ada dua musim saja. Yakni musim panas dan dingin. Namun, karena jaraknya yang cukup jauh dari matahari, maka durasi musim di sana jauh lebih panjang.

Misalnya saja musim panas. Di Uranus musim panasnya hampir mencapai 42 tahun. Seumpama kita tinggal di sana, maka separuh dari hidup hanya akan merasakan musim panas lalu dilanjut dengan musim dingin yang juga tak kalah lama.

Kecepatan Angin di Uranus Menggila

Membayangkan tinggal di Uranus mungkin cukup seru, namun tentu saja sangat mematikan. Tak hanya karena suhu dinginnya yang bikin air membeku dalam beberapa detik, angin di sana juga sangat mengerikan.

Ya, kecepatan angin di Uranus rata-rata mencapai 900 kilometer per jam. Terbayang rasanya kena hembusan angin seperti ini. Ini masih kondisi normal, belum termasuk ketika terjadi badai atau yang lainnya.

Keunikan Rotasi Uranus

Selain sebagai pemilik gelar planet terdingin di tata surya, Uranus juga punya keunikan lain yang tidak dimiliki oleh planet lain. Ini tentang rotasi Uranus yang sama sekali unik dan beda dari yang lain.

Ya, jika planet lain berotasi dengan cara berputar, Uranus adalah rolling alias berputar ke depan. Peneliti menduga kejadian ini sudah berlangsung sejak dulu. Penyebabnya sendiri masih belum diketahui, namun diperkirakan di masa mudanya dulu Uranus bertubrukan dengan bulan-bulannya sehingga mengalami kemiringan sudut rotasi dan jadi unik seperti sekarang.

Uranus Juga Punya Cincin

Seperti yang kita tahu, planet yang identik dengan cincin adalah Saturnus. Memang terlihat jelas jika planet terbesar kedua itu punya belt yang cantik mengelilinginya. Nah, siapa sangka ternyata Uranus punya yang semacam ini.

Uranus juga punya cincin, hanya saja tidak nampak sejelas milik Saturnus. Cincin Uranus memiliki lebar hanya beberapa kilometer saja dan nampak gelap. Para peneliti menyimpulkan jika cincin ini belum lama terbentuknya.

Uranus Hanya Pernah Dijelajahi Oleh Satu Pesawat Saja

Demi mencari tahu lagi misteri tentang alam semesta khususnya tata surya, para peneliti kemudian membuat proyek-proyek pesawat luar angkasa untuk meneliti obyek-obyek di luar sana. Uniknya, ada beberapa pesawat luar angkasa yang berhasil dibuat dengan tujuan ini. Salah satunya adalah Voyager 2.

Salah satu prestasi Voyager 2 adalah melintasi Uranus yang jauhnya minta ampun dari Bumi. Voyager 2 juga sempat mengabadikan banyak foto planet ini. Dan lagi, pesawat luar angkasa satu ini mencatatkan rekor sebagai benda buatan manusia yang terbang paling jauh.

Inilah keunikan Uranus si planet terbesar ketiga dan yang paling dingin se-tata surya. Sebenarnya masih sedikit sekali fakta yang diketahui manusia tentang planet satu ini, mengingat keterbatasan teknologi. Meskipun di sana diperkirakan tidak ada kehidupan, namun menurut peneliti hal tersebut belum bisa dipastikan. Apalagi katanya gravitasi permukaan Uranus hampir mirip Bumi sehingga cukup potensial untuk dijadikan tempat hidup.

Terimakasih Telah Berkunjung, Have FUN
Tag : Fakta
Back To Top
ADA Voucher Belanja Gratis Klik Gambar dibawah ini
Agen Bola