7 Eksperimen Senjata Nuklir Terdahsyat di Dunia

Sejak tahun 1945, atau tahun dilakukannya eksperimen nuklir pertama di dunia, sudah ada 2.051 uji coba nuklir yang dilakukan umat manusia. Bahkan baru-baru ini Korea Utara (Korut) mengklaim telah berhasil meledakkan boom hidrogen, sejenis bom nuklir.

Kesuksesan Korut tersebut sontak kembali mengejutkan dunia, apalagi mereka menyebut juga sukses mengembangkan bom hidrogen dengan ukuran kecil yang mudah digunakan saat perang.

Pertanyaannya, eksperimen nuklir mana saja yang sudah menghasilkan ledakan paling dahsyat? Sebelum beranjak ke daftar eksperimen terdahsyat, perlu diketahui bila uji coba bom nuklir pertama yang dilakukan tanggal 15 Juli 1945 menghasilkan ledakan setara dengan 20.000 bom TNT.

Oleh karena itu jangan terkejut bila bom-bom nuklir berikut ini bisa sampai 500 kali lebih kuat dari bom nuklir pertama itu. mari simak ulasan dari tujuh percobaan nuklir paling menakjubkan sejagat raya.

Castle Romeo

Bertempat di Bikini Atoll, sebuah pulau terpencil di kawasan Samudra Pasifik, Amerika melakukan tes bom nuklir Romeo. Bom ini tercatat sebagai bom nuklir terdahsyat nomor 3 dalam rangkaian bom 'Castle'.

Pada uji coba yang dilakukan pada tahun 1954 itu, Romeo menghasilkan ledakan 11 megaton. Efek ledakan itu meluluhlantakkan daerah seluas 5 kilometer persegi. Menariknya, Romeo dikenal sebagai bom nuklir pertama yang diledakkan di laut lepas, bukannya kawasan karang atau dekat pantai.

Bom Soviet Nomor 123

Tidak mau kalah dengan Amerika, Uni Soviet (yang kini pecah menjadi Rusia dan beberapa negara Eropa Timur lain), melakukan eksperimen bom nuklir #123 di kawasan Novaya Zemlya. Novaya adalah sebuah kepulauan di Samudra Artik (utara Rusia) yang merupakan titik ekstrim di laut Eropa.

Uji coba itu berlangsung tanggal 23 Oktober 1961, dan bom nuklir yang dipakai berkekuatan 12,5 megaton. Bom ini disebut mampu menghancurkan kawasan seluas 5,5 kilometer persegi dan membakar semua yang ada di radius 3390 kilometer persegi! Manusia yang ada dalam radius itu bisa mengalami luka bakar parah tingkat 3.

Castle Yankee

Setelah Romeo, Yanke adalah bom nuklir terkuat kedua dalam rangkaian uji coba bom nuklir Castle. Bom ini mempunyai daya ledak 13,5 megaton. Eksperimen ini dilakukan ditempat yang tidak diketahui, namun terungkap di ketinggian 40.000 kaki dan dilaksanakan tanggal 4 Mei 1954.

4 Hari pasca ledakan, jatuhan zat radioaktif dari Yankee sampai ke ibukota Meksiko, Meksiko City, Tidak hanya itu, efek ledakan Yankee juga mengancam kawasan barat Amerika akibat luluhan zat radioaktif yang sangat berbahaya bagi manusia. Efek radioaktif ini bahkan menghantui Amerika dan Meksiko selama berhari-hari.

Castle Bravo

Nah ini dia uji coba bom nuklir terdahsyat 'karya' Amerika. Bravo sendiri diledakkan sebelum Yankee, yakni pada tanggal 28 Februari 1954 di dekat Kepulauan Marshall. Kepulauan ini terletak di Samudra Pasifik bagian barat.

Kedahsyatan ledakan Bravo ternyata tidak diantisipasi oleh Amerika. Saat mereka berharap ledakan Bravo setara dengan 6 megaton, Bravo justru meledak sampai kekuatan 15 megaton! Bravo bahkan memicu 'jamur' sisa ledakan dengan ketinggian nyaris 35 kilometer.

Kesalahan perhitungan itu juga menyebabkan keracunan radiasi 665 penduduk Kepulauan Marshall. Bahkan, meracuni dan membunuh nelayan Jepang yang saat itu berada 80 mil dari sumber ledakan.

Bom Soviet nomor 173, 174, dan 147

Ketiga bom ini diledakkan di tempat yang sama, Novaya Zemlya mulai dari tanggal 5 Agustus sampai 27 September 1962. Tiga bom ini juga mempunyai daya ledak dengan kekauatan yang sama.

Meski tidak ditemukan arsip dokumentasi dari tiga eksperimen bom nuklir ini, diketahui bila daya ledak bom 173, 174, dan 147 adalah 20 megaton. Ledakan ini diprediksi 1.000 kali lebih kuat dari bom nuklir Trinity, bom nuklir pertama yang diledakkan Amerika tahun 1945. Ledakan ketiga bom ini diklaim dapat memusnahkan apa saja yang ada di radius 8 kilometer dari pusat ledakan.

Bom Soviet Nomor 219

219 adalah eksperimen bom nuklir paling dahsyat nomor dua dalam sejarah, dan dilakukan tanggal 24 Desember 1962. Tempat diledakkannya bom ini masih sama, Novaya Zemlya.

Ledakan dahsyat berkekuatan 24,2 megaton disebut muncul dari bom nuklir ini. Ledakan itu juga mengubah apa saja menjadi debu dalam jarak hampir 10 kilometer persegi. Tidak berhenti di situ, manusia yang ada di radius 5827 kilometer persegi dari pusat bom juga dapat mengalami luka bakar minimal tingkat 3.

Bom Tsar

Diledakkan tanggal 30 Oktober 1961 oleh Uni Soviet, bom Tsar adalah eksperimen bom nuklir dengan ledakan paling dahsyat dalam sejarah manusia. Bom ini mempunyai daya ledak 50-58 megaton, atau dua kali lipat dari bom Soviet nomor 219.

Tak aneh bila ledakan yang dihasilkan 3000 kali lebih luat dari bom nuklir yang dijatuhkan di Hiroshima. Jamur sisa ledakan bom Tsar bahkan terlihat dari jarak 1000 kilometer, dan diklaim menghancurkan kaca bangunan hingga jarak 900 kilometer.

Setiap manusia yang ada di radius 10.000 kilometer persegi dipastikan akan mengalami luka bakar tingkat 3. Dan apa saja yang ada di jarak 16,5 dari episenter bom akan hancur tak berbekas.

Terimakasih Telah Berkunjung, Have FUN
Back To Top
ADA Voucher Belanja Gratis Klik Gambar dibawah ini
Agen Bola