6 Rahasia Negara Di Dunia Yang Pernah Dibocorkan Wikileaks

Setiap negara pasti menyimpan rahasia penting yang hanya boleh diketahui oleh orang-orang tertentu saja. Rahasia ini bisa macam-macam, mulai dari rencana-rencana besar sampai hal-hal yang tak pernah terbayangkan oleh orang-orang sipil. Misalnya ingin menginvasi negara tertentu sampai bekerja sama untuk menghancurkan negara lain. Hal-hal yang seperti ini mungkin saja memang ada. Namun sebagai rakyat biasa, kebanyakan orang hanya bisa duga menduga.

Namun, berangsur-angsur rahasia besar tersebut mulai tercium massa. Wikileaks, adalah salah satu pelaku yang menyebarkan hal-hal ini. Tercatat sejak berdirinya di tahun 2006, sudah banyak rahasia yang dibongkar website ini dan menggemparkan dunia.

Bahkan gara-gara informasi yang disebarkannya, Wikileaks yang dipimpin Julian Asange ini pernah diserang dari sana sini, termasuk yang paling gencar dari pihak Amerika Serikat. Kini Wikileaks berkantor di Swedia dengan alasan negara ini menjamin kebebasan pers untuk berbicara. Berikut adalah enam rahasia besar negara di dunia yang sempat dibocorkan wikileaks.

Hillary Clinton Menyuruh Para Diplomat Mengumpulkan Data Orang-Orang Penting

Alasan kenapa Wikileaks begitu dibenci Amerika adalah karena sering kali Asange dkk membocorkan rahasia-rahasia besar AS. Salah satunya adalah tentang Hillary Clinton yang ternyata menugaskan misi sampingan kepada para diplomat yang ada di luar negeri.

Clinton menugaskan para diplomat untuk mengumpulkan data-data tentang orang penting di mana mereka ditempatkan. Mulai dari informasi pribadi, kartu kredit, sampai nomor penerbangan. Pemerintah Amerika pun jelas menentang hal ini. Berkali-kali mereka menolak mengakui jika diplomat-diplomatnya adalah agen ganda.

Perang Rahasia di Yaman

Lagi-lagi, rahasia Amerika dibongkar Wikileaks. Kali ini tentang ikut campur mereka di Yaman. Dikatakan oleh Wikileaks jika Obama terbukti memerintahkan peluncuran rudal ke Yaman dengan dalih menyerang tersangka teroris. Anehnya, dunia seperti tertidur dan tak menyadari peristiwa besar yang terjadi di tahun 2010 ini.

Pemerintah Yaman sendiri juga terkesan menutup-nutupi hal ini. Padahal serangan ini menewaskan belasan orang sipil dan juga para tersangka teroris yang belum benar-benar terbukti.

Saudi Ingin AS Melumat Irak

Salah satu rahasia paling mencengangkan yang pernah dibuka oleh Wikileaks adalah tentang kerja sama gelap antara Saudi Arabia dan juga Amerika Serikat. Dikatakan dalam Wikileaks jika Saudi menginginkan Amerika untuk menghancurkan Iran. Alasannya agar negaranya Khomeini itu menghentikan program nuklirnya.

Perintah ini diucapkan tidak secara gamblang oleh Raja Abdullah ketika itu. “Told you to cut off the head of the snake,” begitu ucap Raja Abdullah yang bisa diartikan sebagai perintah Cut Off atau menghancurkan, Head Snake atau kepala ular yang maksudnya adalah Iran.

Ketakutan Amerika Kepada Pakistan

Wikileaks menyatakan jika Amerika begitu getol ingin mengintervensi Pakistan sejak tahun 2007 lalu. Alasannya, negeri Paman Sam itu ingin menguasai uranium yang dimiliki negara tetangga India tersebut. Sebisa mungkin uranium tersebut harus keluar dari Pakistan agar tidak digunakan untuk hal yang membahayakan, misalnya membuat bom dan melemparkannya ke Washington lewat rudal.

Namun, misi Amerika untuk penguasaan uranium Pakistan gagal. Namun, seperti yang kita tahu tentang Amerika, mereka takkan menyerah begitu saja ketika sekali gagal. Bisa jadi sampai saat ini negaranya Obama tersebut masih terus melakukan intervensi agar eksistensi Amerika bisa terselamatkan.

Rahasia Perang Afganistan

Wikileaks pernah menerima sekitar 90 ribu dokumen Perang Afganistan dari sebuah sumber terpercaya. Kemudian oleh Wikileaks dokumen-dokumen ini disebar kepada media-media surat kabar seperti The Guardian, New York Times dan Der Spiegel dari Jerman. Dokumen ini sendiri berisi semua rahasia tentang perang Afganistan yang dilakukan oleh Amerika versus Taliban itu.

Dikatakan jika dalam kurun waktu Amerika menetap sementara di Afganistan, ternyata banyak korban meninggal dan tak pernah dilaporkan. Wikileaks juga mengungkapkan keterlibatan Pakistan dan Iran dalam konflik ini di mana mereka ada di pihak Taliban. Setelah dokumen ini muncul ke permukaan, Amerika pun merespon dengan hati panas. Mereka mengatakan agar Wikileaks tak menyebarkan hal-hal seperti itu karena akan membahayakan stabilitas nasional negara.

Amerika Punya Sebutan Kurang Ajar untuk Orang-Orang Penting Dunia

Sepertinya Wikileaks tak pernah takut diancam bahkan oleh negara adidaya sekelas Amerika. Buktinya makin ditekan, Wikileaks malah makin menjadi dalam menyebarkan rahasia si Paman Sam. Kali ini tentang pemerintah Amerika yang ternyata sering menyebut nama orang-orang tertentu dengan julukan yang tidak patut.

Misalnya, mereka menyebut Nicolas Sarkozy dengan Raja Telanjang, Vladimir Putin dengan Alpha Dog, atau Mahmoud Ahmadinejad dengan Hitler. Hal ini tentu saja mengejutkan lantaran mereka biasanya selalu menunjukkan sikap yang manis ketika berhadapan satu sama lain. Jangan-jangan, Amerika juga punya sebutan sendiri untuk orang-orang penting Indonesia?

Banyak negara-negara di dunia menentang eksistensi Wikileaks atas apa yang diungkapkannya. Namun demikian, banyak masyarakat sipil yang justru menginginkan media ini untuk tetap ada. Pasalnya, mungkin hanya lewat Wikileaks orang-orang bisa mengetahui rahasia-rahasia besar dengan gamblang. Bagaimana menurutmu, apakah situs ini lebih baik ditutup saja?

Terimakasih Telah Berkunjung, Have FUN
LensaTerkini
Back To Top
ADA Voucher Belanja Gratis Klik Gambar dibawah ini
Agen Bola