5 Presiden Amerika Yang Banyak Membawa Perubahan Bagi Negara

Banyak orang mengatakan jika presiden Amerika selalu membuat banyak sekali kekacauan bagi dunia. Sebut saja era Presiden Bush hingga Presiden Obama sekarang. Amerika telah dibawa menjadi negeri yang suka sekali melakukan invasi militer ke banyak negeri (terutama Timur Tengah).

Akibatnya banyak sekali kekacauan yang terjadi hingga menyebabkan banyak nyawa melayang dengan cara mengerikan. Lantas, apa semua presiden Amerika seperti ini? Well, inilah 5 presiden amerika yang berikan banyak perubahan bagi negaranya.

Abraham Lincoln (1861-1865)

Abraham Lincoln menjadi presiden saat keadaan Amerika kala itu benar-benar kacau. Masalah perbatasan dengan daerah lain masih menjadi pemicu konflik. Belum lagi masalah kekerasan rasial yang terjadi antara penduduk lokal dan pendatang. Lincoln perlahan-lahan mengatasi hal ini dan membuat Amerika mulai bergerak ke arah yang lebih baik.

Saat memimpin negara, ia memproklamasikan emansipasi. Di tangannya juga perbudakan mulai dilarang, meski tak bisa membuat perbudakan di Amerika berhenti. Apa yang dilakukan oleh Lincoln akhirnya menarik simpati banyak pihak hingga dukun terus berdatangan. Sayangnya, Lincoln justru dibunuh hingga tak bisa melanjutkan misinya yang hebat. Saat Lincoln meninggal dunia banyak sekali warga negaranya yang bersedih. Bahkan dijuluki sebagai presiden paling dicintai di sepanjang sejarah Amerika.

John F. Kennedy (1961-1963)

John F. Kennedy (JFK) adalah salah satu presiden terbaik yang pernah dimiliki oleh Amerika. Selama dua tahun menjabat sebelum akhirnya dibunuh, JFK telah banyak sekali membuat perubahan. Ia membawa banyak guru, penulis, ilmuwan, dan orang pandai lainnya ke dalam pemerintahan. Ia juga mendirikan organisasi perdamaian dan membuat aturan baru dalam hak asasi manusia.

Selama menjabat, JFK selalu menekankan nilai perdamaian kepada semua orang di negerinya, bahkan dunia. Ia mencoba memperbaiki hubungan dengan Uni Soviet (Rusia) meski akhirnya gagal. Kematian JFK dianggap sebagai konspirasi untuk membuat Amerika tak melenceng ke arah yang lebih baik. Dalam hal ini, JFK ingin membuat Amerika lebih manusiawi.

Franklin Delano Roosevelt (1933-1945)

Franklin Delano Roosevelt (FDR) adalah presiden dari Amerika yang menekankan adanya nilai-nilai demokrasi. Di tangannya, Amerika mulai mengalami perubahan dalam bidang sosial dan bisnis. Usaha kecil kala itu benar-benar dibantu oleh FDR untuk maju. Dengan melakukan banyak usaha, mau tidak mau perekonomian negara akan terbantu.

Saat perang dunia ke-II pecah, FDR menyuruh sekutu untuk melindungi demokrasi suatu negara. Ia menginginkan agar negara-negara lain jadi bebas. Sayangnya apa yang diinginkan oleh FDR ini tak menjadi nyata, bahkan saat ini Amerika justru menjadi sumber kekacauan di berbagai wilayah dunia.

James Monroe (1817-1825)

James Monroe adalah Presiden Amerika yang melarang adanya koloni baru dari bangsa-bangsa Eropa di Amerika. Ia juga kerap  melakukan blusukan seperti yang banyak dilakukan pimpinan Indonesia saat ini. Dengan keliling wilayah di Amerika, Monroe jadi tahu apa saja yang menjadi keinginan warganya. Monroe juga selalu berupaya membuat perdamaian di semua wilayah Amerika.

Di tangannya, segala bentuk konflik selalu bisa dihindari. Monroe tidak menyukai adanya perang. Ia selalu membuat semua masalah yang terjadi mampu diselesaikan dengan baik. Perdamaian di wilayah Amerika adalah hal yang menjadi impiannya. Saat Monroe menjabat, perpecahan yang terjadi di negeri ini bisa dihindari dengan baik. Bahkan, Amerika mulai mengurangi budak yang berasal dari negara-negara Afrika.

Thomas Jefferson (1801-1809)

Thomas Jefferson bisa dibilang sebagai presiden paling hemat di Amerika. Saat ia menjabat, banyak sekali sektor militer yang mengalami pemotongan dana. Semua dana yang terkumpul, akhirnya digunakan untuk membeli wilayah-wilayah yang saat itu dikuasai oleh Perancis dan negara Eropa lainnya. Dengan membeli wilayah, maka Jefferson bisa membuat Amerika menjadi sebuah kesatuan yang utuh.

Jefferson sering memburu bajak laut yang berada di sekitaran Amerika. Ia ingin negeri yang ia bangun bisa lepas dari adanya pembantaian dari pihak siapa saja. Jefferson sangat baik kepada warganya hingga membuatnya menjadi presiden selama dua periode. Meski akhirnya turun jabatan, dasar-dasar demokrasi yang ditanamkan oleh Jefferson mampu membuat Amerika berkembang hingga sekarang.

Lima Presiden Amerika di atas dikenal sebagai presiden terbaik yang pernah dimiliki oleh Amerika. Di tangan merekalah negeri yang awalnya hanya koloni ini, kini berubah menjadi sesuatu yang hebat. Sayang, di era modern ini Amerika justru bertransformasi menjadi negeri yang banyak dibenci atas invasi-invasi militer yang dilaksanakan di Timur Tengah.

Kira-kira presiden yang terpilih di tahun 2016 nanti bisa sehebat lima pendahulunya di atas enggak ya? Bagaimana pendapat anda?

Terimakasih Telah Berkunjung, Have FUN
LensaTerkini
Back To Top
ADA Voucher Belanja Gratis Klik Gambar dibawah ini
Agen Bola