5 Bangunan Yang Akan Jadi Gedung Tertinggi di Dunia

Kemajuan teknologi membuat segala hal saat ini menjadi mungkin. Salah satunya pembangunan gedung pencakar langit. Para arsitek dunia sekarang ini seperti berlomba membangun gedung tertinggi di dunia. Sejauh ini, Burj Khalifa sebagai pemegang rekor gedung tertinggi di dunia.

Namun tampaknya, rekor tersebut tidak akan bertahan lama. Sejumlah desain bangunan telah tercipta untuk mengalahkan gedung milik Dubai itu. Beberapa rancangan yang telah muncul diantaranya di Irak dan milik perusahaan Kanada. Di Irak ialah Direktur AMBS Architects, Marcos De Andres memiliki rancangan bangunan setinggi 1.152 meter.

Konstruksi gedung nantinya akan terdiri dari 4 tower, dan di antaranya merupakan tower tertinggi, yaitu tower 1 setinggi 964 meter, dengan tambahan antena 188 meter. Selain itu juga terdapat rancangan bangunan milik perusahaan Kanada, Thoth Technology. Mereka berencana membangun menara dengan tinggi mencapai 20 kilometer.

Dengan menara ini maka astronot tidak perlu selalu mengandalkan pesawat ulang alik untuk menembus orbit. Thoth Technology akan menawarkan bangunan ini untuk kepentingan sains dan wisata. "Jika pesawat bisa mendarat 20 kilometer di atas permukaan laut, maka perjalanan ulang alik nantinya semudah penerbangan komersial," kata Direktur Utama Thoth, Caroline Roberts.

Akan tetapi, rencana ini nampaknya sulit terwujud dalam waktu dekat. Sebab, belum ditemukan teknologi tali untuk lift yang bisa melawan tekanan gravitasi. Ambisi manusia untuk membangun gedung tertinggi ternyata sudah ada dari dulu. Seperti dilansir dari laman The Richest, berikut merdeka.com akan merangkum sejumlah rancangan bangunan tertinggi yang pernah ada namun gagal karena satu dan lain hal. Mari simak ulasan dari 5 gedung paling tinggi yang bakal terbangun di dunia.

X-Seed 4000

Pada 1995, seorang arsitek dari Taisei, Peter Neville bermimpi untuk membangun X-Seed 4000. Bangunan dengan struktur baja ini didesain menyerupai Gunung Fuji.

X-Seed memiliki tinggi bangunan sepanjang 4.023 atau lebih tinggi dari Gunung Fuji itu sendiri. Gedung ini dirancang untuk dapat menampung 500.000 hingga 1 juta orang. Jika jadi diwujudkan maka bangunan ini akan memakan biaya hingga USD 1 triliun atau setara Rp 13.888 triliun.

Nakheel Harbor and Tower

Nakheel Harbor and Tower adalah komplek properti elit di Dubai. Komplek ini terdiri dari pelabuhan dan menara tinggi yang menempati lahan seluas 270 hektar. Menara Nakheel rencananya memiliki tinggi 1.402 meter dan menjadi gedung dengan struktur bangunan terbesar di dunia. Proyek ini juga meliputi pembangunan 40 bangunan lain di sekitarnya terdiri dari perkantoran dan perumahan untuk 100.000 penduduk.

Proyek ini diperkirakan memakan waktu pembangunan 10 tahun dan membutuhkan 30.000 pekerja konstruksi. Akan tetapi, pembangunan terpaksa dihentikan pada 2009 dikarenaka perlambatan ekonomi dunia. 18 Bulan setelahnya, proyek ini resmi dibatalkan.

The Illinois

Pada 1956, Frank Lloyd Wright mengajukan proposal pembangunan Illinois. Gedung ini akan mengambil tempat di pusat kota Chicago, Amerika Serikat.

Illinois rencananya akan memiliki 528 lantai. Jika jadi dibangun, maka gedung ini akan dua kali lebih tinggi dari bangunan tertinggi saat ini yakni Burj Khalifa milik Dubai dan empat kali lebih tinggi dari Empire State Building. Rancang bangun Illinois akan mengakomodir 15.000 lokasi parkir, 150 helikopter, dan memiliki 76 lift.

Phare du Monde

Phare du Monde dirancang oleh insinyur Prancis, Eugene Freyssinet. Gedung ini akan memiliki tinggi 701 meter. Bangunan ini rencananya dibangun pada periode 1937. Bentuk bangunan yang spiral diperuntukkan agar mobil dapat menanjak hingga lokasi teratas bangunan.

Di lantai teratas, pengunjung akan dapat menikmati pancaran lampu laiknya mercusuar dan restoran. Di lantai teratas juga disediakan lokasi parkir untuk 500 kendaraan. Namun sayangnya, gedung ini hanya bisa terwujud di atas kertas. Jika jadi terbangun, makan Phere du Monde akan menjadi satu-satunya bangunan yang bisa diakses dengan kendaraan.

The Russia Tower

Russia Tower mulai dibangun pada 2007. Gedung ini ialah hasil rancangan arsitek berkebangsaan Inggris Sir Norman Foster. Gedung ini rencananya memiliki tinggi 620 meter. Dengan tingginya tersebut, gedung ini akan memiliki 118 lantai, 101 lift, dan mampu menampung 30.000 orang.

Russia Tower nantinya akan diisi oleh perkantoran, hotel, mal, dan apartemen dengan taman pribadi untuk 25.000 penghuninya. Menara ini akan menjadi yang tertinggi di Eropa dan kedua dunia.

Akan tetapi dikarenakan krisis, pengembang harus menghentikan pengerjaan gedung pada 2009. Lahan bangunan yang menghabiskan dana USD 2 miliar tersebut saat ini digunakan untuk lahan parkir yang mampu menampung 3.000 kendaraan.

Terimakasih Telah Berkunjung, Have FUN
LensaTerkini
Back To Top
ADA Voucher Belanja Gratis Klik Gambar dibawah ini
Agen Bola