4 Penjahat Indonesia Terkejam dan Paling Sadis

Indonesia pernah memiliki penjahat yang dikenal sangat kejam. Mereka teka membunuh siapa saja, merampok hak siapa saja, hingga melakukan kecurangan dan membuat negeri ini jadi kacau. Keberadaan mereka seperti setitik nilai dalam susu. Merusak banyak hal, tapi tidak merasa berdosa dan selalu menganggap dirinya benar.

Well, tanpa berbelit-belit lagi. Inilah 5 penjahat paling Sadis dan kejam di Indonesia yang bisa membuat anda semua jadi ketakutan! Bersiaplah!

Baekuni

Baekuni adalah seorang pria yang mendapatkan julukan Babe dari beberapa orang di sekitarnya. Ia mengalami masa buruk di masa kecil hingga membuatnya jadi seorang penjahat terhadap anak-anak di masa tuanya. Baekuni suka sekali melakukan hubungan badan dengan anak-anak, terutama laki-laki. Bahkan ia juga suka melakukannya terhadap mayat anak-anak yang telah dibunuhnya terlebih dahulu.

Babe dipercaya telah melakukan kekerasan seksual pada anak laki-laki sejak tahun 1993. Kasus terakhir yang ia lakukan membuatnya harus berurusan dengan penegak hukum. Ia terbukti melakukan mutilasi kepada korbannya yang lagi-lagi seorang anak laki-laki. Setelah dilakukan pemeriksaan, ternyata kasus pembunuhan ini tak hanya sekali dilakukan. Baekuni pernah melakukannya beberapa kali dan menyetubuhi mayatnya. Atas aksinya ini Baekuni atau Babe mendapatkan hukuman penjara seumur hidup pada tahun 2010 silam.

Ahmad Suradji

Ahmad Suradji atau dukun AS adalah penjahat paling kejam yang pernah ada di Indonesia. Bahkan banyak media sekali media internasional yang memasukkannya sebagai pembunuh berantai paling kejam. Bagaimana tidak, ia telah membunuh 42 orang wanita muda sebelum mayatnya digunakan sebagai ritual untuk mendapatkan kesaktian.

Ahmad Suradji melakukan pembunuhan sejak tahun 1986 hingga tahun 1997. Selama sebelas tahun ia melakukan ritual mengerikan hingga rencananya akan membunuh hingga 70 orang. Pada tahun 2008 lalu hukuman matinya dilaksanakan oleh satuan polisi bersenjata. Kasus yang dilakukan oleh Ahmad Suradji adalah kasus pembunuhan paling mengerikan yang pernah terjadi di Indonesia.

Pelaku Genosida 1965

Sejarah mencatat adanya pembunuhan mengerikan yang terjadi di Indonesia sekitar tahun 1965-1966. Kasus ini menjadi kasus terburuk yang pernah terjadi Indonesia, bahkan dunia. Setidaknya 1 juta orang meninggal dunia akibat dibunuh oleh orang tak dikenal. Mereka yang mayoritas anggota PKI, keluarga PKI atau siapa saja yang diduga komunis.

Pembunuhan ini benar-benar membuat banyak sekali rakyat gusar. Pasalnya mereka jadi takut dituduh PKI hingga akhirnya lebih memilih untuk sembunyi. Sampai sekarang keadilan pembunuhan massal ini tak pernah diungkap. Pemerintah nampak terus diam dan pura-pura tidak tahu. Padahal beberapa bulan lalu ada sidang rakyat yang membahas pelanggaran HAM yang terjadi di Indonesia pada tahun 1965.

Koruptor

Tak perlu disebutkan namanya satu persatu. Anda pasti sudah paham siapa saja koruptor yang ada di Indonesia. Bahkan tahu seberapa banyak uang yang telah diambil dari negara meski banyak rakyatnya menderita. Jadi tak salah menjuluki seorang koruptor sebagai penjahat paling kejam. Tak peduli apa pun jabatannya di masa lalu. Mereka tetaplah seseorang yang mengerikan. Tidak tahu dosa dan dimakan oleh nafsu untuk mendapatkan banyak orang.

Mereka sangat menakutkan meski tak melakukan pembunuhan. Di tangan mereka uang rakyat justru dibuat untuk bersenang-senang. Parahnya lagi, banyak dari koruptor yang bekerja secara terstruktur. Artinya, ada orang yang jauh besar dan berpengaruh di Indonesia menjadi dalang semua hal mengerikan ini. Dan korupsi adalah hal yang tak akan bisa hilang dari Indonesia sampai kapan pun.

Demikianlah empat penjahat paling kejam yang ada di Indonesia. Dari lima penjahat kejam di atas mana yang kira-kira bisa membuatmu jadi takut sekali?

Terimakasih Telah Berkunjung, Have FUN
LensaTerkini
Back To Top
ADA Voucher Belanja Gratis Klik Gambar dibawah ini
Agen Bola